top of page

Working Mothers

Public·9 members
August Lazarev
August Lazarev

Bagaimana Mencari Kawan Dan Mempengaruhi Orang Lain ((LINK)) Download PORTABLE 18



LinkSehat - Autisme adalah gangguan perkembangan otak yang mempengaruhi kemampuan penderita dalam mempersepsikan sesuatu, berkomunikasi, dan berinteraksi dengan orang lain. Autisme juga dapat membatasi minat penderitanya hingga menyebabkan gangguan perilaku.




Bagaimana Mencari Kawan Dan Mempengaruhi Orang Lain ((LINK)) Download 18



Perubahan sosial merupakan suatu bentuk perubahan yang tidak terulang dari sistem sosial sebagai satu kesatuan, perubahan sosial dapat diartikan sebagai perubahan yang terjadi didalam atau mencakup sistem sosial dan lebih tepatnya terdapat perbedaan antara keadaan sistem tertentu dalam jangka waktu yangberlainan (stomka, 2007). Perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga sosial didalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem sosialnya termasuk didalam nilai-nilai, sikap-sikap, dan pola-pola perilaku, norma-norma sosial, organisasi sosial, kekuasaan dan wewenang, interaksi sosial diantara kelompok- kelompok masyarakat. Perubahan sosial adalah transformasi atau modifikasi yang mengacu pada variasi hubungan antar individu, kelompok, lembaga sosial, organisasi masyarakat, kultur, dan struktur sosial pada waktu tertentu.Dari adanya dampak industri itu sangat mempengaruhi terhadap interaksi sosial masyarakatnya. Karena dengan adanya industri interaksi didalam masyarakatnya mengalami perubahan tidak seperti biasanya yang tadinya tingkat solidaritas kemasyarakatanya kuat tetapi dengan adanya perubahan sosial karena mulai banyaknya industri maka masyarakatnya hampir menghabiskan waktunya dengan bekerja. Secara tidak sadar mereka telah mengalami perubahan interaksi dengan masyarakat sekitarnya seperti biasanya, yang seharusnya individu hidup bermasyarakat sebagaimana mestinya tetapi sekarang interaksi interaksi itu seakan terbatas biasanya untuk sekarang ini mereka hanya untuk keperluan pribadi baru mereka terlihat seperti adanya solidaritas terhadap satu sama lain. Industri membawa dampak terhadap pertumbuhan ekonomi di masyarakat, pertumbuhan industri yang sangat signifikan menyebabkan perubahan pola interaksi sosial remaja masyarakat sekitar lingkungan industri tersebut. Melihat perbedaan diatas, terbukti bahwa secara umum perilaku remaja masyarakat memiliki ciri-ciri tertentu dengan paradigma terdahulu, seperti bentuk realita masyarakat yang sistematik, evolusioner, idealis, dan berorientasi pada keseimbangan. Pada tingkat yang lebih luas, paradigm ini menggambarkan versi kecil dari pendekatan organik terdahulu, yang telah berkembang dan diterapkan dalam perubahan sosial. Mengenai perubahan sosial yang ada dalam perubahan-perubahan didalam masyarakatnya dapat dianalisis dari berbagai segi, yaitu dari segi mana masyarakat tersebut bergerak yang jelasnya perubahan itu bergerak meninggalkan faktor yang telah diubah.


Dampak industri terhadap masyarakat sangat banyak misalnya dampak positifnya, terbukanya kesempatan kerja yang besar untuk menyerap pengangguran, munculnya prasarana dan sarana ekonomiseperti jalan dantransportasipasar,toko-toko,telekomunikasi, bank, perdagangan dan lain sebagainya. Sedangkan dampaknegatif dapat pula terasa oleh masyarakat diantaranya, polusi udara, pemukiman semakin padat, kenaikan harga-harga barang, dan perbedaan yang menyolok dalam kehidupan kawasan industri tersebut. Industri memiliki pengaruh yang menimbulkan akibat fisik didalam masyarakat, akibat yang dirasakan oleh masyarakat bias dalam bentuk yang berbeda. Suatu wilayah sangat tergantung hanya kepada satu jenis industri atau perusahaan, Perkembangan industri atau perusahaan tersebut akan menentukan apakah wilayah tersebut akan berkembang atau hancur, munculnya industri-industri baru dalam suatu menyebabkan perubahan-perubahan. Maka dari itu masyarakat perlu meningkatkan interaksi sosial disekitar walaupun dengan waktu yang terbatas, setidaknya akan merubah kembali interaksi sosial yang semestinya berlanjut dengan proses interaksi yang dimulai dengan bekerja sama atau cooperation karena dengan bekerjasama merupakan bentuk interaksi sosial yang pokok, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih. Pada era modern ini tidak akan berlangsung dengan baik apabila dalam masyarakatnya tidak ada interaksi sosial yang sesuai dengan syarat-syarat interaksi sosial, dengan berinteraksi yang melalui komunikasi yang baik untuk mempengaruhi individu itu sendiri dan mendapatkan respon kepada individu lain.


Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis menyangkut hubungan antara orang-peroangan, kelompok-kelompok manusia, maupun antara perorangan dengan kelompok manusia ( Ahadini Astuiti, 2017). Apabila dua orang bertemu maka disitulah interaksi sosial dimulai pada saat itu saling menegur, berjabat tangan, saling berbicara atau bahkan mungkin berkelahi, walaupun orang-orang yang bertemu tidak berbicara atau saling menukar tanda-tanda, interaksi sosial telah terjadi, karena masing-masing sadar akan adanya pihak lain yangselanjutnya untuk mengembangkan suatu kerangka analitis dari struktur dan fungsi tersebut untuk membentuk suatu konsep interaksi sasaranya adalah untuk mempelajari hubungan antara masyarakat dan industri. Walaupun keadaan sekarang lebih modern dengan banyaknya industri-industri tetapi interaksi dengan individu remaja lainya dilingkungan masyarakat harus selalu berjalan sebagaimana mestinya, bukan karena kepentingan pribadi tetapi untuk memunculkan kerjasama antar individu dengan masyarakat.


Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan interaksi sosial remaja tentunya tidak terlepas dari faktor pertumbuhan sektor industri yang mempengaruhi perubahan pada interaksi sosial masyarakat, terlebih dahulu peneliti akan membahas faktor yang mempengaruhi perubahan interaksi sosial pada masyarakat. Perubahan interaksi sosial remaja terjadi karena di pengaruhi dua faktor, yakni pertama faktor intern, yaitu adanya sikap mau membuka diri dan mau menerima masukan dari luar. Faktor intern yang mempengaruhi interaksi sosial masyarakat adalah keinginan mengenyam pendidikan, bekerja sebagai buruh di pabrik atau industri, tukang bangunan, dan pedagang. Yang kedua adalah faktor ekstern yaitu, adanya pengaruh dari luar seperti terjadinya kontak dengan budaya lain meningkatkan tingkat pendidikan, meningkatkan hasil karya, Perkembangan penduduk, interaksi sosial, dan berkembangnya perekonomian disekitar masyarakat industri (Agusta, 2016). Faktor ekstern yang mempengaruhi interaksi sosial masyarakat adalah kebudayaan yang baru yang masuk kedalam masyarakat tersebut. Faktor interaksi sosial tidak terlepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi remaja dalam melakukansebuah interaksi, pada umumnya faktor-faktor yang mendorong seseorang dalam melakukan interaksi sosial adalah faktor imitasi, sugesti, identifikasi, simpati, empati, dan juga motivasi (Puspitasari, 2017).Pertambahan jumlah penduduk menjadi salah satu penyebab perubahan interaksi sosial masyarakat sebab banyaknya orang yang datang dan memberikan kebudayaan baru bagi orang atau masyarakat lokal atau masyarakat asli setempat, dampak fisik yang memberikan input kepada masyarakat dalam pembentukan sifat dan tingkah laku, berdampak langsung terhadap kemajuan teknologi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi interaksi sosial remaja diantaranya:


Faktor sugesti, sugesti merupakan suatu tindakan yang mempengaruhi seseorang atau masyarakat, sugesti merupakan pandangan atau sikap seseorang yang kemudian yang memiliki pengaruh terhadap orang lain yang berwibawa atau di hormati, misalnya kepala desa atau pengaruh orang-orang yang mempunyai suatu jabatan. Berlangsungnya sugesti ini hanya pada waktu tertentu, sugesti biasanya berlangsung ketika pihak penerima sugesti mengalami kekalutan atau pikiranya terhambat oleh emosi. Sugesti ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu, keadaan atau pikiran seseorang atau masyarakat yang sedang terpecah belah sehingga akan membuat orang bimbang sehingga mudah terkena sugesti.


About

Welcome to the group! You can connect with other members, ge...

Members

bottom of page